Thursday, December 3, 2015

Suka Duka di Kampus

Sejak lulus dari SMK tujuannya pasti kuliah nih. Pas baru pertama masuk kuliah, rasanya senang udah menyandang predikat mahasiswa. yah... gelar yang dianggap udah bisa segalanya. Dimasyarakat pun kalau dengar anak kuliahan. Rasanya wow banget. Senangnya jadi mahasiswa pas baru masuk kuliah gak terlukiskan lagi. Ketemu banyak temen dan cerita bareng. Awalnya nunggu dosen dari jam 08.00 pagi sampai jam 10.00 pagi. Ternyata dosennya gak ada. Minggu depannya kadang gak ada juga. terus minggu depannya dosen datang perkenalan dan langsung ngasih tugas seabrek. terus kalau pas semesteran ngurus Kartu Rencana Studi. Badan kejepit, kepanansan di depan pintu ruang jurusan, sampai jam 12.00 siang harus terhenti sama antrian itu dan lanjut lagi jam satu siang. Begitu seterusnya sampai beberapa hari. Sedihnya kalau mengurus Kartu Rencana Studi aja ribet banget. Belum lagi kalau dimarahi dosen. 
       Pernah suatu saat, dosennya gak masuk pas mata kuliah pilihan. Disuruh ambil tugas hari senin, saya datang ke ruangannya, nah dosennya lupa bawa tugasnya. Saya disuruh datang pada hari selasa. Pas saya datang hari Selasa, dosennya lupa lagi membawa tugas yang akan diberikan kepada saya. Lalu saya dimarahin di depan banyak dosen. Padahal kan bukan saya yang salah tapi memang dosennya yang lupa terus. Jujur saya malu ketika dimarahin di depan dosen seperti itu. Padahal saya sudah menjalankan tugas sebagai ketua tingkat yang tugasnya membantu dosen dalam hal mengumumkan kalau ada tugas dan merekap tugas sekaligus untuk mengecek siapa yang sudah mengumpul dan tidak mengumpul. Saya heran, harusnya dosen kalau punya janji yah di catat di buku harian dan di baca setiap malam , agar ketika mempunyai janji dengan mahasiswa dapat di tepatinya bukan memarahi ketua tingkat yang disuruh.
        Keanehan terjadi lagi. Dosen mengatakan kalau masuknya jam 09.30 wita tetapi malah datang jam 10.00 wita . Dan kejadian selanjutnya terjadi lagi, dosennya masuk jam 09.30 lewat. Ini gak sesuai sama jadwal yang diberikan kampus yang harusnya kalau kuliah jam 10.10 wita. Akhirnya saya yang datang jam  10.03 wita tidak diperbolehkan lagi masuk. Saya heran dengan kebijakan yang aneh ini. Saya sangat mengharapkan seluruh dosen dapat memaksimalkan mengajar. karena mahasiswa sudah membayar untuk kuliah tetapi apa yang diperoleh?? Dosen sering tidak masuk. Ini sudah saya alami bertahun-tahun selama kuliah. Ada kah pelayanan yang lebih baik kepada mahasiswa? Kalau memang tidak bisa mengajar, sediakan saja Asisten Dosen yang telah ditentukan. jadi saya juga tidak rugi ketika turun kuliah tetapi dosennya tidak ada.
      Dari sanubari saya yang paling dalam, tolonglah dosen yang saya banggakan, mengajarlah dengan profesional dalam menghargai waktu untuk mengajarkan ilmu kepada mahasiswa. Mahasiswa sering terlambat karena mereka sudah hapal bahwa dosen juga sering datang tidak tepat waktu.  Dan konsisten terhadap jadwal yang telah tersusun. Agar saya tidak juga tidak salah datang pada waktu kuliah yang ditentukan dan janganlah sering mengubah jadwal dan diganti dihari lain. Sediakanlah Asisten Dosen yang memberikan kuliah jika dosen senior tidak bisa datang.
       Saya sangat mengharapkan mahasiswa berkualitas dan saya pun ingin berkualitas ketika menempuh pendidikan di bangku kuliah. Walaupun ilmu di bangku kuliah belum cukup untuk mengajarkan semua materi kepada saya, namun diluar kampus saya pun mencari ilmu yang bermanfaat yang tidak saya temukan di dunia kampus.
        Kualitas atau tidaknya seseorang juga tergantung orangnya itu sendiri, mau belajar atau tidak. Namun yang terpenting adalah konsisten terhadap waktu.

Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Unmul

Pada awalnya berdirinya, 28 September 1962, UNMUL hanya memiliki satu fakultas, yaitu Fakultas Ketatanegaraan dan Ketataniagaan....