Menjadi kaya menjadi hal yang mungkin bisa anda raih. Namun meraih itu butuh perjuangan dan kerja keras. Tidak ada kata malas-malasan, tidur di rumah, main game hp, menonton tv sehari semalam. Siang tidur sampai sore lagi. Tidak ada aktivitas bermanfaat yang dilakukan. Masa muda habis untuk hal tidak penting. Bagaimana ingin menjadi kaya kalau tidak ada usaha.
Kebiasaan anak muda sekarang wow..zaman now banget. Minta uang sama orang tuanya tanpa mau usaha bagaimana menghasilkan uang. Menghabiskan untuk foya-foya. Nah, mulai dari sekarang anak muda yang keren harus mengubah kebiasaan-kebiasaan buruk itu. Gimana sih caranya? nih aku share info 9 kebiasaan orang kaya di dunia.
- Bangun Pagi
Kebiasaan yang susah di jalankan yah. Bangun pagi pasti masih mengantuk dan inginnya tidur lagi. Kebiasaan inilah yang membuat kita tidak maju. Karena, disaat orang lain sudah melakukan aktivitas, lah kita masih ingin tidur. Possitifnya, bangun lebih pagi dapat membuat kita tidak tergesa-gesa ke kantor. Semua sudah dipersiapkan sehingga pikiran tenang dan dalam menghadapi pekerjaan pikiran kita lebih fokus.
- Jarang menonton televisi dan bermain media sosial
Sifat orang kaya selanjutnya, tidak menonton tv lebih dari 1 jam dan bermain media sosial yang tidak membawa keuntungan. Hanya untuk fantasi misalnya. Kebiasaan menonton tv terlalu lama juga tidak baik untuk kita karena waktu produktif kita jadi berkurang. Seharusnya waktu untuk kegiatan lain yang lebih bermanfaat.
- Membaca Buku
Orang terkaya selalu meluangkan waktunya untuk membaca buku. Karena bagi mereka membaca buku akan menambah pengetahuan mereka yang orang lain belum mengetahuinya. Bagi saya tidak ada ruginya membaca buku, karena ilmu akan bertambah seiring berjalannya waktu. Ini merupakan investasi yang tak ternilai.
- Mempelajari hal baru setiap hari dan setiap waktu
Orang terkaya di dunia tahu bagaimana ia harus mengelola kekayaannya. Oleh sebab itu, mempelajari hal baru akan membuat pengetahuan baru di dalam dirinya agar keputusan-keputusan dalam hidupnya diambil tepat, dan bijak.
- Berinteraksi dengan orang lain dan bertemu orang lain setiap hari
Tidak ada salahnya jika anda bertemu dengan orang lain dan mengajak mereka berkomunikasi. Dan mengetahui namanya, minimal 1 hari 1 orang anda mengenal nama baru orang lain dan menjalin komunikasi. Karena di era sekarang, networking adalah senjata dalam meraih bisnis kita untuk bisa maju. Menjalin kerja sama dan menguntungkan.
- Mempermudah pekerjaan bukan mempersulit pekerjaan
Pekerjaan yang dirasa sulit akan mudah untuk dikerjakan jikalau dianggota tim saling bekerja sama untuk menyelesaikan tugas. Tidak dengan memaki-maki ataupun saling menyalahkan dengan hujatan-hujatan. Steve Jobs dan Mark Zuckerberg dua miliader dunia yang menerapkan ini yaitu mempermudah pekerjaan.
- Hidup Irit alias Tidak Boros
Orang terkaya di dunia walaupun bisa membeli benda-benda termahal sekalipun mereka mampu, namun prinsip mereka adalah membeli kebutuhan berdasarkan apa yang mereka butuhkan buka apa yang mereka inginkan. Terkadang keinginan untuk membeli sesuatu bukanlah kebutuhan mendesak yang harus segera terealisasi. Jadi, hidup irit dan beli lah kebutuhan yang memang anda butuhkan.
- Bersyukur
Bersyukur adalah ungkapan terima kasih kita kepada Allah SWT. atas rezeki yang dilimpahkan kepada kita. Dengan bersyukur maka jiwa dan hati kita mengingat kepada Allah bahwa semua yang kita miliki akan kembali pada-Nya. Jangan takabur ataupun sombong jika usaha sukses apalagi sampai memposting kata-kata tidak menyenangkan hati pembaca di akun media sosial. Bisa jadi hari ini anda sukses karena doa-doa orang terdekat anda yang anda pikir dia lah yang pernah menjatuhkan usaha anda
- Sedekah
Apapun usaha anda yang halal, sedekahkanlah kepada orang yang tidak mampu. Dengan sedekah maka jiwa dan hati menjadi bahagia karena dapat membantu orang lain. Sedekah tidak membuat harta anda menjadi berkurang, karena Allah telah berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 177
لَيْسَ الْبِرَّ أَنْ تُوَلُّوا وُجُوهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلَكِنَّ الْبِرَّ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَالْمَلائِكَةِ وَالْكِتَابِ وَالنَّبِيِّينَ وَآتَى الْمَالَ عَلَى حُبِّهِ ذَوِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَالسَّائِلِينَ وَفِي الرِّقَابِ وَأَقَامَ الصَّلاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَالْمُوفُونَ بِعَهْدِهِمْ إِذَا عَاهَدُوا وَالصَّابِرِينَ فِي الْبَأْسَاءِ وَالضَّرَّاءِ وَحِينَ الْبَأْسِ أُولَئِكَ الَّذِينَ صَدَقُوا وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُتَّقُونَ
“Menghadapkan wajahmu ke arah timur atau barat itu bukanlah suatu kesempurnaan, tapi sesungguhnya yang sempurna adalah orang yang beriman kepada Allah dan kepada Nabi-Nya, serta memberikanharta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak yatim, orang miskin, ibnu sabil, orang yang meminta-minta dan membebaskan hamba sahaya, dan mendirikan shalat serta menunaikan zakat.”
No comments:
Post a Comment