Friday, September 29, 2017

"PANJANG TANGAN" DI NEGARA SENDIRI???

   
 Sedari kecil kita sekolah tidak diajarkan untuk mencuri. Namun, kenakalan dari mencontek jawaban ujian adalah salah satu contoh kecurangan dan kebohongan. Pertama membohongi diri sendiri dan yang kedua membohongi guru. Hasil akhirnya nilainya tidak "halal". Imbasnya malah dicatat malaikat pencatat amal buruk. Usia dini sudah begitu, bagaimana jika usia dewasa, tua dan manula? Sifat-sifat masa kecil yang buruk itu, akan berimbas pada kebiasaan hidup. Apalagi jika diberi amanah untuk memegang jabatan menjadi kepala daerah. Tak dapat dipungkiri, banyak pejabat yang tertangkap tangan melakukan korupsi. Ini kejahatan luar biasa (Extra Ordianry Crime). Bayangkan saja uang rakyat yang seharusnya untuk pembangunan negara dicuri dengan memanfaatkan peranan jabatannya. Astagfirullah... pemimpin masa kini apakah sudah kehilangan moral? Bagaimana negara mau maju? Jika pemimpin berani mengambil uang raykat untuk memperkaya diri sendiri.
    Banyak orang bilang hukum di Indonesia "Tajam ke Bawah Tumpul ke Atas". Para koruptor walaupun di penjara masih bisa keluar dari sel buat jalan-jalan. Ada yang bilang kamarnya mewah. Ini mah namanya pindah rumah aja bukan dipenjara. Kasiannya negeriku, mengapa tidak sepenuh hati orang-orang yang telah terpilih jadi pemimpin menjalankan tugasnya. Apakah sudah lupa ingatan?? Dulu pas kampanye teriak-teriak "Saya ingin masyarakat sejahtera, makmur dan damai", saya akan memfasilitasi pendidikan gratis", Saya akan mengatasi banjir", saya punya solusi agar kota tidak macet". Nah janji-janji palsu malah tidak terwujud. Bayangkan saja, sekarang makin banyak pengangguran, kejahatan dan kriminalitas dimana-mana, rasa aman sudah pudar. Biaya pendidikan juga mahal, akses jalan masih banyak yang rusak, banjir melanda, kota semakin macet.
     Koruptor memang maling di negeri sendiri. Maling berjamaah yang terstruktur. Apakah gaji tidak cukup dengan jabatan dipemerintahan? Kalau gaji besar tapi masih "maling di negeri sendiri" berarti tidak bersyukur. Tidak ingat dosa. Coba lihat masyarakat yang susah makan, mau makan saja harus susah payah cari uang untuk sesuap nasi. Nah pejabat korupsi malah enak-enakan jalan sana-sini, makan enak, tidur enak. Tidak memikirkan nasib rakyat di negerinya sendiri. Apakah dalam hati tidak menyesal karena berbuat "Maling di Negeri sendiri"??. Tumbuhkanlah rasa malu wahai pejabat di negeriku. Banggakah dirimu sebagai" Maling di negeri sendiri?.
    Sedih lihat kondisi negara ini. Korupsi dimana-mana oleh oknum yang tak punya nurani sama sekali. Mau memperkaya diri sendiri tidak memandang susahnya rakyat masih banyak yang kelaparan, gelandangan dimana-mana.
Pikirkanlah wahai pejabat berkerah putih,
 Hidup ini sekali mengapa engkau korupsi
Hidup ini sekali mengapa kau membohongi negeri
Tak takutkah pada kematian yang sewaktu-waktu menghampiri
Dosa bertumpuk bagai hujan yang tak berhenti
Hanya korupsi jadi kebanggaan dirimu,
Panjang Tangan dinegeri sendiri
predikat" Maling" Menghiasi dirimu
   
           "Realita kalau sudah tertangkap dan ditetapkan sebagai tersangka, sudah di vonis penjara. Alasan sakit. Herannya, kalau sudah ketahuan korupsi langsung gak kuat mentalnya. Pertanyaannya, waktu berbuat "maling di negeri sendiri" kok mentalnya kuat-kuat aja? Ini yang sakit hati nya sudah gak kuat lihat duit banyak, jadi masih senang sana-sini buat nimbun uang dari hasil korupsi. Ngerinya, sungguh ngeri panjang tangan di negeri sendiri. Sudah hilang akal sehat dan nurani. Sudah hilang urat malunya.


Saturday, September 23, 2017

Magister Ilmu Administrasi Negara (FISIP UNMUL)
Tugas Kuliah

*Hubungan Administrasi Negara dengan Manajemen, Organisasi & Government*
 Ditulis Oleh: Kuncari Isnawati, SE


BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang

Administrasi dan manajemen suatu hal yang saling berkaitan. Adanya suatu proses dalam melaksanakan administrasi yang terlingkup juga di dalam manajemen. Administrasi dilakukan oleh orang-orang yang sesuai dengan bidangnya melalui aturan pelaksanaan yang tertuang di dalam sistem manajemen suatu entitas.  Suatu sistem administrai tidak berjalan dengan baik salah satunya disebabkan oleh manajemen yang tidak baik pula. Oleh sebab itu harus ada pelaksanaan yang jelas dan dilakukan oleh orang-orang yang sesuai dengan keahliannya. Tujuan dari administasi adalah memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat. Dengan adanya keteraturan yang sesuai dengan fungsi di dalam manajemen, maka akan mencapai visi-misi yang telah dirumuskan.
Di dalam suatu organisasi, bisa timbul kesalahpahaman dalam menangani suatu permasalahan administrasi. Dengan adanya hal tersebut, organisasi sebagai wadah untuk mencapai tujuan harus mampu melewati rintangan di dalam organisasi tersebut. Solusinya dengan melakukan evaluasi terhadap sistem administrasi dan manajemen di dalam organisasi tersebut. Adanya aspek-aspek yang dibutuhkan di dalam administasi yaitu: adanya tanggung jawab yang seimbang dengan wewenang yang dimiliki, pelaksanaan kerja yang teratur, segala tugas dilaksanakan dengan pertimbangan dan perhitungan yang sangat matang agar hasil yang optimal dapat tercapai. Hubungan yang tidak terpisahkan juga antara administrasi negara dengan manajemen, organisasi dan government. Ketiga hal ini menjadi penting dalam suatu organisasi untuk menerapkan sistem administrasi yang baik dan dapat mencapai tujuan bersama.

1.2. Permasalahan
Dari latar belakang yang telah dikemukakan maka permasalahan yang timbul adalah bagaimana hubungan administrasi negara dengan manajemen, oraganisasi dan government?

1.3. Pendekatan Teori
1.3.1.      Hubungan administrasi dan manajemen adalah sebuah hubungan yang mengaitkan antara proses pelaksanaan yang meliputi pengorganisasian, penggerakkan, dan pengawasan dengan manajamen yang merupakan alat atau sarana untuk menggerakkan organisasi. Artinya bahwa organisasi tidak akan berjalan tanpa adanya manajemen.
1.      Dalam penerapan adminstrasi dan manajemen tidak dapat dipisahkan hanya kegiatannya yang dapat dibedakan
2.      Adminmistrasi bersifat konsep menentukan tujuan dan kebijaksanaan umum secara menyeluruh sedangkan manajemen sebagai subkonsep yang bertugas melaksanakan semua kegiatan untuk mencapai tujuan dan kebijaksanaan yang sudah tertentu pada tingkat administrasi
3.      Administrasi lebih luas dari pada manajemen karena manajemen sebagai salah satu unsur dan merupakan inti dari administrasi sebagai pelaksana yang bersifat operasional melainkan mengatur tindakan -tindakan pelaksanaan oleh sekelompok orang yang disebut “bawahan” jadi dengan manajemen administrasi akan mencapai tujuannya.
Adanya keterkaitan antara administrasi dan manajemen. Di dalam manajemen terdapat inti manajemen menurut para ahli adalah sbb:
1.      Dimork dan Koening (1960) “leadership is the key to management (kepemimpinan adalah inti dari manajemen)
2.      Siagian (1981) mengemukakan ”Kepemimpinan merupakan motor penggerak dari semua sumber-sember dan alat-alat (resoures)yang mendisahkan sebuah buah -buahan yang dikulitnya diumpamakan dengan admnistrasi, dagingnya diumpamakan dengan manajemen dan bijinya adalah kepemimpinan maksudnya sama halnya dengan manajemen maka yang pertama tama disoroti adalah kulitnya bagian luar “administrasi ” kemudian intinya yaitu manajemen selanjutnya bertemu denga inti dari manajemen disebut denga kepemimpinan (leadership) maka baik tidaknya buah itu nanti sangat bergantung pada kualitas.
3.      Bijinya kaitannya dengan manajemen baik tidaknya manajemen bergantung pada baik tidaknya kepemimpinan.

1.3.2.      Hubungan Administrasi dan Organisasi
Organisasi  adalah wadah dan proses kerja sama sejumlah orang yang terkait dalam hubungan formal , dalam rangkaian hierarki untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Jika organisasi macet atau tidak berjalan dengan baik maka administrasi juga akan terganggu. Oleh sebab itu, dapat diambil sebuah keputusan untuk menyempurkan struktur, menyempurnakan proses, menyempurnakan struktur dan proses sehingga menghasilkan efisiensi/ efektivitas pada organisasi.
1.3.3.      Hubungan administrasi dan government
Hubungan antara organisasi dan administrasi adalah organisasi menunjukkan strukur daripada administrasi dan manajemen menunjukkan fungsinya. Di dalam administrasi, organisasi adalah struktur dari pada hubungan manausia yang terjadi berdasarkan wewenang maupun secara wajar dalam suatu sistem administrasi.

BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Pengertian Administrasi
Secara Etimologis perkataan Indonesia ”Administrasi” yang bahasa Inggrisnya “administration”, berasal dari kata Latin, yaitu : “Ad+ministrare” dan “ Administratio”. Ad+ministrate berartu melayani ,membantu, atau memenuhi (The Liang Gie, 1965). Sedangkan Administratio berarti pemberian bantuan, pelaksaan, pimpinan, dan pemerintahan.(Atmosudirdjo,1986).
Kata administrasi juga berasal dari bahasa Belanda, “administratie” yang artinya segala kegiatan yang meliputi tulis menulis, ketik mengetik, komputerisasi, surat menyurat (korespondensi), kearsipan, agenda (pekerjaan –pekerjaan Tata Usaha kantor)
Kata administrasi lainnya berasal dari bahasa Yunani, “Administrare” yang artinya Ad = pada, ministrare=melayani, maka kata administrasi berarti memberikan pelayanan . Dari dua pengertian di atas diartikan bahwa administrasi mempunyai pengertian : “pelayanan kegiatan tata usaha kantor ” (pelayanan pengetikan/komputer , pelayanan surat menyurat , dan lain sebagainya). Untuk dapat memberikan pemahaman tentang pengertian administrasi,  tidak lepas dari asal usul kata administrasi itu sen diri sebagaimana bahasan sebelumnya, yakni “kegiatan tata usaha kantor” dan “ melayani”. 
1)      Administrasi Dalam Arti Sempit
Perlu dipahami  bahwa istilah administrasi masih sering  dipakai dalam arti “Tata Usaha”. Pengertian yang dipakai ini berasal dari  warisan zaman penjajahan Belanda  dahulu, istilah Bellanda “Administratie” di salin kedalam Baahasa Indonesia “Administrasi”. Administratie dalam Bahasa Belanda ini umumnya di artikan sebagai, “Elke steiselmatige ordening en schriftelijke vastlegging van gegevens, samengesteld met het doel een overzicht van deze gegevens  te verkrijgen in hun geheel en hun onderling verband “. (Setiap penyusunan  keterangan-keterangan secara sistematis dan pencatatannya secara tertulis  dengan maksud untuk memperoleh suatu ikhtisar mengenai keterangan-ketrangan itu dalam keseluruhannya  dan dalam hubungannya satu sama lain) (The Liang Gie,1979). Sebenarnya pngertian Administratie yang demikian baru merupakan salah satu aspek cakupan istilah Administratie.Karena masih ada dua aspek yang merupakan cakupannya, yakni: “Bestuur” atau manajemen dari kegiatan-kegiatan organisasi, dan “Beheer”atau manajemen dari sumber-sumber daya seperti: Finansial, personil,materiil,gudang, danlain sebagainya. Hanya saja yang populer di pihak bangsa Indonesia yang dijajah ialah pengerian Adminstratie dari aspek tata usaha. (Atmosudirdjo,1986)
Jadi,pengertian administratie yang dikenal luas di Indonesia ialah tata usaha. Oleh karena itu  sampai sekarang di Indonesia   “administrasi” masih  sering di artikan sebagai tata atau pekerjaan  usaha,catat-mencatat,tulis-menulis, dan berbagai keterangan.
Kegiatan administrasi sebagai kegiatan caatat-mencatat,tulis-menulis pelbagai keterangan itu di jelaskan oleh Haris Muda Nasution dalam bukunya “Kursus  Pengetahuan  Administrasi” sebagai berikut :
“Dalam arti sempi bahkan pengertian sehari-hari,maka administrasi artinya adalah tata usaha. Tata usaha ialah sutu pekerjaan yang sifat nya mengatur segala sesuatu pekerjaan yang sifatnya tulis-menulis,surat-menyurat / mencatat membukukan setiap perubahan atau kejadian yang terjadi dalam organisasi”. (The Liang Gie,1972)
Arifin Abdurachman (1971) mengemukakan bahwa, administrasi dalam tata usaha kegiatannya meliputi ; penerimaan surat,penyimpanan surat, korespondensi, peduplikasian, pencatatan-pencatatan, pada buku-buku atau kartothik, pokoknya segala macam pekerjaaan yang ada hubungannya dengan pekerjaan kertas,bahkan yang meliputi juga pekerjaan-pekerjaan penelponan  dan penerimaan tamu.
Berdasarkan pendapat kedua ahli tersebut diatas, dapatlah dimengerti bahwa pengertian dalam arti sempit meliputi  perbuatan tulis-menulis,catat-mencatat, yang kesemuanya merupakan kegiatan penyediaan  bahan keterangan yang diperlukan  dalam setiap organisai. Kegiatan-kegiatan yang demikian  itu  dalam bahasa Indonesia   telah lazim dipergunakan  “Tata Usaha”.
2)      Administrasi Dalam Arti Luas  
Dua istilah yang mirip tulisan  dan bunyinya, namun berbeda makna  dan isinya, yaitu “Administratie”  (Bld) dan “Administration” (Ing), sama-sama di salin dalam satu istilah bahasa Indonesia yaitu, “ Administrasi”, maka istilah yang  kemudian ini  mempunyai dua pengeertian yaitu : 
a.       Administrasi dalam pengrtian sama dengan pengertian administratie atau yang lebih di kenal  dengan kegiatan tata usaha.
b.      Administrasi dalam pengertian yang sama dengan administration. Untuk pengertian pertama kiranya telah jelas di uraikan  di atas, sedangkan pengertian  kedua inilah  yang akan dibahas pada bagian berikut.
Administration mempunyai pengertian dan skop yang lebih luas  dari administratie diliha dari tata usaha  saja. Jadi, pengertian administrasi yang di maksud disini pengertian  yang lebih luas yang sekaligus mencakup tata usaha . Dalam hubungan ini akan di kemukakan beberapa definisi  dari kalangan administrasi dan manajemen sebagai berikut :
1)      Dwight Wado (1971)  mengemukakan bahwa : Suatu bentuk daya upaya yang kooperatif yang mempunyai tingkat rationaliteit yang tinggi.
2)        William H. Newman (1963) berpendapat bahwa: Administrasi adalah bimbingan , kepengawasan diri pada usaha  dari sekelompok individu mencapai tujuan bersama.
3)        Dr.S.P. Siagian  MPA (1977) berpendapat bahwa :Administrasi adalah keseluruha proses  kerjas sama dua orang atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas tertentu  untuk mencapai tujuan yang telah disepakati sebelumnya.
4)        Drs. The Liang Gie dan Drs. Sutarto (1977) mengemukakan pula bahwa : Aministrasi  adalah segenap rangkaian kegiatan penatan trhadap pekerjaan yang dilakukan oleh sekelompok orang  dalam kerja sama dalam mencapai tujuan tertentu.
5)       J.M. Pfifftner berpendapat bahwa Administrasi Negara adalah koordinasi dari usaha-usaha kolektif yang dimaksudkan untuk melaksanakan kebijakan pemerintah.
6)        Elix A. Nigro dan Llyod G. Nigro (1977:18) menyimmpulkan bahwa Administrasi adalah :
Bila diteliti secara cermat definisi-definisi di atas  maka sesungguhnya administrrasi adalah kegiatan rangkaian atau proses yang :
1)      Dilakukan oleh sekelompok orang (dua orang atau lebih).
2)      Berlangsung dalam suatu bentuk kerja sama.
3)      Dimaksudkan mencapai tujuan tertentu yang telah di tetapkan
Ketiga faktor tersebut dapat disingkat menjadi sekelompok orang,  kerja sama, tujuan tertentu, Ketiga faktor inilah  yang lazim dikenal  daripada Administrasi.
Dalam pengertian luas administrasi dapat dibedakan dalam 3 sudut, yaitu :
1.      Proses
Ditinjau dari sudut proses, maka administrasi merupakan keseluruhan proses, mulai dari proses pemikiran, proses perencanaan, proses pengaturan, proses penggerakan, proses pengawasan sampai dengan pencapaian tujuan. Untuk mencapai suatu tujuan orang harus memikirkan dahulu apa yang akan dicapai dan bagaimana cara mencapainya serta sarana dan prasana apa yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut serta kemampuan seseorang untuk menjalankannya. Sebagai contoh : Seseorang akan bepergian dari Jakarta ke Jayapura, maka orang tersebut sudah punya tujuan mengapa dia ke Jayapura, kemudian bagaimana caranya ?, apakah menggunakan kapal laut atau pesawat udara, lalu tersediakah biaya untuk itu dan yang tidak kalah penting adalah mampukah orang itu untuk mengadakan perjalanan sejauh itu ?
2.       Fungsi atau Tugas
Ditinjau dari sudut fungsi atau tugas administrasi berarti keseluruhan tindakan (aktivitas) yang harus dilakukan oleh seseorang yang berkedudukan sebagai “administrator” ( memegang jabatan dalam manajemen suatu organisasi). Dalam setiap organisasi atau instansi sudah tentu ada orang-orang yang menjalankan administrasi, misalnya :
a.       Orang- orang yang melaksanakan tugas kepemimpinan (pemimpin)
b.      Orang- orang yang melaksanakan tugas perencanaan (perencana)
c.       Orang- orang yang melaksanakan tugas pengawasan /kontrol (pengawas)
d.         Orang- orang yang mengorganisir (organisator), dan lain sebagainya.
3.       Kepranataan (Institusi)
Ditinjau dari kepranataan (institusi), maka tinjauan administrasi adalah melihat kegiatan dalam suatu lembaga melakukan aktivitas tertentu, misalnya: Lembaga perbankan, maka ada orang-orang yang melakukan kegiatan perbankan dalam lembaga itu; Kantor Pos, maka ada orang-orang yang melakukan kegiatan pelayanan pos (surat menyurat, pengiriman barang, dan lain lain); kantor pajak, kantor kepolisian, kantor departemen –departemen, non departemen dan lain sebagainya.
4.      Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa administrasi mempunyai pengertian: ”Aktivitas -aktivitas untuk mencapai tujuan” atau “proses penyelenggaraan kerja untuk mencapai tujuan”
Fungsi atau tugas administrasi berarti keseluruhan tindakan (aktivitas) yang harus dilakukan oleh seseorang yang berkedudukan sebagai “administrator” ( memegang jabatan dalam manajemen suatu organisasi).
Dalam setiap organisasi atau instansi sudah tentu ada orang-orang yang menjalankan administrasi, misalnya :
a.       Orang- orang yang melaksanakan tugas kepemimpinan (pemimpin)
b.      Orang- orang yang melaksanakan tugas perencanaan (perencanaan).
c.         Orang- orang yang melaksanakan tugas pengawasan /kontrol (pengawas)
d.       Orang- orang yang mengorganisir (organisator), dan lain sebagainya.

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa administrasi mempunyai pengertian: ”Aktivitas -aktivitas untuk mencapai tujuan” atau “proses penyelenggaraan kerja untuk mencapai tujuan”
Administrasi merupakan rangkaian kegiatan (proses) yang wujudnya : merencanakan, memutuskan, mengatur, memimpin, mengurus, mengarahkan, membimbing, menselaraskan, mengenbalikan, mengawasi, menyempurnakan kegiatann-kegiatan semacam  itu.Untuk ringkasnya kegiatan-kegiatan semacam itu tercakup dalam suatu istilah  yaitu disebut “menata”, atau “penataan”.Oleh karena itu kegiatan-kegitan yang termasuk pengertian administrasi  adalah rangkaian kegiatan penataan.(The Liang Gie & Sutanto, 1977). Dengan deminkian dapat ditarik kesimpulan bahwa  Administrasi segenap rangkaian  kegiatan penataan  terhadap usaha kerja sama manusia untuk mencapai tujuan tertentu.
Sebagaimana diketahui bahwa tujuan yang hendak dicapai  dan sifat sutu kerjasama bermacam-macam.  Demikian juga jumlah dan susunan orang-orang yang bekerjasama berbeda-beda pula. Selanjutnya usaha itu dapat pula berlangsung  pada waktu dan tempat yang berlainan.Tetapi pada setiap kerjasama yang dilakukan oleh  kelompok orang pasti trdapat rangkaian kegiatan penataan yang mengarahkan kepada pencapaian tujuan. Administrasi sebagai fungsi  dijalankan oleh setiap oang yang berkedudukan  sebagai pucuk  pimpinan suatu usaha kerjasama manusia “Ketua Organisasi”, yang dinamakan “Administrator”. Jadi administrator ketua tertinggi dalam organisasi.Tetapi tidaklah bahwa administrator lah satu-satunya berperan sebagai fungsi  administrasi, melainkan dilaksanakan juga oleh pejabat-pejabat  yang berada dibawahnya berdasarkan pelimpahan dari administrator tadi.
Perlu diketahui bahwa admnistrasi  yang merupakan rangkaian kegiatan penatan  merupakan pekerjaan penunjang  pelaksaan pekerjaan subtansuif. Kelompok pekerjaan yang dilakukan dengan rangkaian kegiatan subtantif dinamakan “pekerjaan pokok” atau “pekerjaan induk” Yaitu pekerjaan yana langsung bertalian dengan tujuan yang hendak dicapai.
Selain daripada itu, dalam praktek akan tampak bahwa proses administrasi dilakukan lebih awal, bersamaan  dan lebih akhir daripada pekerjaan pokok,atau pekerjaan induk.Pekerjaan ini dapat di gambarkan sebagai berikut :
Administrasi sebagai rangkaian kegiatan  penataan didalam pelaksanaannya  bila diteliti terlihat adanya unsur-unsur yang menurut The Liang Gie unsur-unsur terdiri atas 8 macam  yaitu :
1)      Organisasi adalah unsur pertama dari administrasi yang merupakan wadah dari kegiatan-kegiatan administrasi  di jalankan.Dalam organisasi di kelompokan orang-orang, tugas-tugas, wewenang dan tanggung jawab.
2)       Manajemen adalah rangkaian kegiatan menggerakan orang dan mengerahkan segala fasilitas untuk mencapai suatu tujuan.
3)       Komunikasi rangkaian kegiatan menyampaikan warta dari suatu pihak ke pihak lain dalam usaha kerjasama yang bersangkutan.
4)       Kepegawaian rangkaian kegiatan mengatur dan mengurus tenaga kerja dalam usaha kerjasama yang bersangkutan.
5)       Keuangan rangkaian  perbuatan mengelola segi-segi pembelanjaan  dalam usaha kerjasama.
6)         Perbekalan rangkaian mengadakan,mengatur pemakaian,mendftar sampai kepada penyingkiran benda-benda dalam usaha kerja.
7)       Tata usaha rangkaian kegiatan menghimpun, mencatat, mengolah, mengirim, menyimpan, keterangan-keterangan dalam usaha kerja.
8)      Hubungan masyarakat rangkaian kegiatan  menciptakan hubungan baik dengan masyarakaat sekeliling  trhadap usaha kerjasama yang bersangkutan.
Unsur-unsur yang di sebutkan terdapat  dalam usaha kerjasama pada umumnya . Pemisah unsur-unsur itu hanyalah kebutuhan analisis teoritis sebab di kenyataan sehari-hari  saling jalin-menjalin satu sama lain,karena memang  administrasi merupakan suatu kebulatan yang tidak dapat dipisahkan.

Untuk mencegah kekacauan pengertian, dan dalam rangka pengembangan dan pembinaan administrasi di Indonesia , kiranya perlu penerbitan pengertian penggunaan administrasi ini. Untuk maksud tersebut maka pengertian “administratie” dari bahasa Belanda yang menyangkut kegiatan catat-mencatat pelbagai keterangan kita gunakan istilah “tata usaha” . Dan untuk pengertian “administrasi” kita tetap persamakan  dengan pengertian “administration” (inggris), yang dalam buku ini didefinisikan sebagai segenap rangkaian kegiatan ppenataan terhadap usaha kerjasama manusia untuk mencapai tujuan tertentu.
Rangkaian kegiatan penataan yang dilakukan dalam suatu organisasi tidak berlangsung dalam keadan lepas dari lingkungannya , sebaliknya berpengaruh dalam lingkunganya .Faktor-faktor lingkungan ini walaupun tidak termasuk administrasi tetapi berpengaru dalam menentukan suatu administrasi akan mencapai tujuannya atau tidak.
Yang termasuk faktor lingkungan yang mempengaruhi berlangsungnya administrasi menurut  F.E. Kast dan James E. Rosenzwig , antara lain :
a.       Kebudayaan ,                         
b.      Teknologi
c.        Politik,
d.       Hukum
e.        Pendidikan
f.         Kependudukan
g.       Sumber fisik
h.         Ekonomi

2.1.1.      Administrasi dan Organisasi
Secara sederhana , organisasi adalah suatu kerjasama sekelompok  orang untuk mencapai tujuan bersama yang diinginkan dan terlibat dengan peraturan yang ada. Organisasi ialah suatu wadah atau tempat untuk melakukan kegiatan bersama , agar dapat mencapai tujuan yang telah di sepakati bersama.
Pengertian organisasi menurut para ahli:
1)      James D. Money , Organisasi adalah sebagai bentuk perserikatan orang-orang untuk mencapai suatu tujuan bersama. (Organization is  the  form of every human of association for the attainment of common purpose)
2)      Jhon D. Millet , organisasi adalah kerangka terstruktur  dimana pekerjaan dari beberapa orang diselenggaraka untuk mencapai suatu tujuan bersama .(Organization Is The Strucktural Framework Within Winch The Work Individuals is Carried on for the realization Of common Purpose)
3)      Herbet  A. Simon , organisasi adalah  sebagai pola komunikasi yang lengkap serta hubungan-hubungan lain didalam suatu kelompok orang .(Organization is the complex patern of communication and other relation in a group of human being)
4)      Chester L. Bamard , organisai adalah  sebuah system tentang aktivitas kerjasama  dua atau lebih dari sesuatu yang tidak berwujud dan tidak pandang bulu,sebagian besar tentang persoalan silaturahmi.
5)      Organisasi adalah sebagai suatu kelompok  orang yang bersatu dalam tugas-tugas terikat pada lingkungan tertentu ,menggunakan alat teknologi dan patuh terhadap aturan (Malinowski).
6)      Organisasi timbul bilamana orang-orang  yang bergabung  didalam mencapai suatu tujuan bersama (Chester I barnard)
Organisasi dapat di lihat dengnan dua cara berbeda menurut Monir H. Tayeb, yaitu:
1)      Organisasi sebagai suatu system terbuka yang terdiri atas sub-sistem yang saling berkaitan, dan memperoleh input  untuk di olah yang berasal dari lingkunga serta menyalurkan hasil output hasil pengolahan  kelingkungan kembali
2)      Organisasi sebagai sekelompok orang yang bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan bersama
Organisasi dapat diartikan dalam dua macam , yaitu:
a.       Dalam arti statis, yaitu organisasi sebagai wadah tempat dimana kegiatan kerjasama terlaksanakan;
b.      Dalam arti dinamis , yaitu organisasi  suatu system proses interaksi antara dua orang yang bekerjasama,baik formal atau nonformal.
Adapun cirri-ciri organisasi adalah terdiri dari dua orang atau lebih, ada kerja sama, ada komunikasi antar anggota dan ada tujuan yang ingin di capai.
Organisasi harus mempunyai empat unsur utama , yaitu :
a)      Golds Oriented (berorientesi tujuan)
b)      Psychososial System (Sistem  hubungan social)
c)      Structured Activities
d)      Technological System

Hubungan antara organisasi dan administrasi adalah organisasi menunjukkan strukur daripada administrasi dan manajemen menunjukkan fungsinya. Di dalam administrasi, organisasi adalah struktur dari pada hubungan manausia yang terjadi berdasarkan wewenang maupun secara wajar dalam suatu sistem administrasi.
Organisasi melihat administrasi dari keadaan statusnya. Dalam administrasi organisasi sangat penting karena akan lebih menunjukkan kegiatan dari orang yang diperintah terhadap yang memerintah.

2.1.2.      Administrasi dan Manajemen
Administrasi dan manajemen memiliki persamaan antara proses pelaksanaannya yaitu: perorganisasian, penggerakan, dan pengawasan. Manajamen berperan menjadi suatu rangkaian tindakan dngan maksud untuk mencapai hubungan kerja sama yang rasional dalam suatu sistem administrasi.
Administrasi berwujud kegiatan kelompok manusia yang bersifat kerjasama dengan menitikberatkan pengamatannya pada perilaku manusia-manusia yang melakukan kerja sama tersebut.
Administrasi dan manajemen dapat dibedakan dari penggunaan kedua istilah tersebut dari segi ilmiah, administrasi digunakan untuk hal yang menyangkut kegiatan pemerintahan dan manajemen condong kea rah pengorganisasian perusahaan. Manajemen melihat administrasi dalam keadaan dinamisnya atau bergeraknya.
Administasi bukanlah hanya kegiata manajemen dari seseorang atau lebih manajer, melainkan aktivitas atau kegiatan setiap kelompok, baik kelompok yang memiliki kedudukan sebagai pemimpin atau sebagai kelompok yang dipimpin.
2.1.3.      Administrasi dan Government
Government dan administrasi terutama admninistrasi publik tentu memiliki perbedaan. Government adalah penerapan otoritas yang dilakukan oleh pejabat pemerintahan dan lebih menitikberatkan pada kekuasaan dan administrasi publik merupakan implementasi atau penerapan kebijakan umum dari perangkat dan pejabat-pejabat pemerintahan dan lebih menitikberatkan kepada jalannya kekuasaan government.
Dalam mengelola kekayaan dalam suatu organisasi administrator mengadakan kegiatan pemeliharaan inventaris, sistem pembukuan, barang, sistem korespondensi dan sebagainya. Tentunya seorang administrator harus menjalankan tugas dan tanggung jawab dari seorang magister, administrator harus melakukan administer (melayani) sesuai dengan kebijakan yang ditentukan oleh magister sambil melakukan administrare (menyelenggarakan tata usaha yaitu registrasi, dokumentasi, inventarisasi, pembukuan, korespondensi dan pengarsipan) untuk mempertanggungjawabkan kegiatan yang dilakukannya.
Dalam menyelenggarakan organisasi, administrator perlu menggerakkan personil pula, administrator harus melakukan kegiatan yang dinamakan administer yaitu kegiatan memimpin, mengatur, menggerakkan, dan memanfaatkan factor-faktor sumberdaya yang sudah direncanakan. Administrator juga harus mempunyai kecakapan yang dibatasi factor-faktor sebagai berikut:
a.       Dispilin sosial
b.      Pengetahuan ilmiah
c.       Sistem komunikasi.
d.      Qtechnical know-how
e.       Prestasi administrasi
f.       Peraturan hukum.
Dalam hal ini, administrasi membutuhkan efisiensi kerja yang berindikator pada keteraturan kerja dan keberhasilan dalam mencapai tujuan yang menjadi keputusan pegawai.
         
BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Administrasi negara erat kaitannya dengan manajemen, organisasi dan government. Ketiga hal tersebut termasuk di dalam roda suatu entitas yang menjalankan tugas dan fungsinya melalui sebuah wadah yaitu organisasi. Adapun manajemen sebagai alat yang ditinjau dari 3 aspek yaitu: sebagai proses, sebagai sudut fungsional dan sebagai sudut institusional. Administrasi berwujud kegiatan kelompok manusia yang bersifat kerjasama dengan menitikberatkan pengamatannya pada perilaku manusia-manusia yang melakukan kerja sama tersebut. Adanya penerapan otoritas yang dilakukan oleh pejabat pemerintahan dan lebih menitikberatkan pada kekuasaan dan administrasi publik merupakan implementasi atau penerapan kebijakan umum guna mencapai tujuan administrasi yang memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada publik.
3.2. Saran
Untuk pembaca: semoga pembaca dapat menambah pengetahuannya tentang hubungan administrasi negara dengan manajemen, organisasi dan government.
Peneliti            : Kepad peneliti atau penulis mengenai hubungan administrasi negara dengan manajemen,organisasi dan government agar mengkaji lebih dalam lagi mengenai administrasi di pemerintahan dari sudut pandang teori para ahli.


DAFTAR PUSTAKA
Arif, Mirrian Sjofjan. 2015. Organisasi dan Manajemen, Cetakan Kedua. Universitas Terbuka. Jakarta.
Handayaningrat, Soewarno. 2013. Pengantar Studi Ilmu Administrasi dan Manajemen. Salemba Empat. Jakarta.
Dale, Ernest. (1975). Organization. Bombay: Taraporevala Sons.




Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Unmul

Pada awalnya berdirinya, 28 September 1962, UNMUL hanya memiliki satu fakultas, yaitu Fakultas Ketatanegaraan dan Ketataniagaan....