Tuesday, September 19, 2017

   TUGAS AKUNTANSI KEUANGAN LANJUTAN II
Disusun Oleh : Kuncari Isnawati (NIM: 1201035079)
Kelas              : 6 B, Akuntansi (Reguler)

1.      Proprietary Theory, sepenuhnya menguasai assetnya dan sepenuhnya betanggungjawab ata utang perusahaan. Misalnya PT: (1). Aset sepenuhnya dikuasai pemilik. (2). Utang tanggunjawab sepenuhnya pemilik. (3). Revenue akan menambah kekayaan pemilik.
Proprietary Theory disebut juga teori pemilikan. Menurut teori pemilikan pendapatan meningkatkan pemilikannya dan biaya menurunkannya. Konsep laba komprehensif didasarkan pada teori pemilikan karena laba bersih mencakup semua pos yang mempengaruhi pemilikan selama masa periode kecuali penarikan-penarikan deviden dan transaksi-transaksi modal.
Proprietary theory ( teori perusahaan induk). Teori ini adalah yang paling pertama digunakan dalam sejarah teori penyusunan laporan keuangan konsolidasi. Teori ini didasarkan oleh satu asumsi bahwa laporan keuangan konsoidasi adalah perluasan dari laporan keuangan perusahaan induk oleh karenanya harus dibuat dari sudut pandang pemegang saham perusahaan induk. Artinya laporan keuangan konsolidasi dibuat semata-mata hanya untuk kepentingan stockholder perusahaan induk, dan laba bersih pada laporan keuangan konsolidasi merupakan ukuran laba bagi perusahaan induk saja. Teori ini menjadi tidak applicable ketika pemilikan perusahaan induk pada perusahaan investee tidak mencapai 100%.  Timbul ketidakonsistenan atas perlakuan akuntansinya. Misalnya :
·         Kepemilikan minoritas merupakan kewajiban dari sudut pandang stockholder perusahaan induk (kepemilikan minoritas dimasukkan ke dalam kelompok kewajiban). Kenyataannya kewajiban yang dimaksudkan di sini bukan kewajiban yang berdasarkan pada konsep kewajiban yang lazim.
·         Laba kepemilikan minoritas dianggap sebagai beban dari sudut pandang stockholder perusahaan induk, beban yang dimaksudkan tidak memenuhi kriteria  beban lazim.
Dalam proprietary theory menyatakan bahwa akuntansi terjadi karena bentukan dari persamaan dasar (Accounting issues in Islamic bangking, London, 1994:7) sebagai berikut :
Aktiva-kewajiban : Modal. Artinya modal adalah sama dengan aktiva dikurangi dengan kewajiban. Dalam hal ini, pemilik adalah pusat perhatian. Aktiva dianggap dimiliki oleh pemilik dan kewajiban/utang adalah kewajiban pemilik. Tanpa memandang mengenai perlakuan hutang, pemilikan dipandang sebagai nilai bersih kesatuan usaha kepada pemilik. Pada saat perusahaan didirikan, nilai tersebut akan sama  dengan investasi pemilik. Selama hidup perusahaan akan terus sama dengan investasi awal dan tambahan investasi serta akumulasi laba bersih diatas jumlah yang diambil oleh pemilik. Inilah yang kemudian disebut dengan konsep kekayaan. Teori ini berpendapat bahwa pendapatan adalah kenaikan atas hak pemilik. Konsep laba komprehensif didasarkan pada proprietary theory karena laba bersih berisi semua unsure yang mempengaruhi pemilikan selama satu periode terkecuali pembagian deviden  dan transaksi modal. Teori ini menekankan pada hakikat perubahan terhadap kepemilikan dan idasifikasinya dalam neraca. Teori ini lebih tepat diterapkan  di dalam perusahaan  dengan pemilikan tunggal ataupun perusahaan persekutuan. Karena adanya hubungan personal antara manajemen dengan pemilik. Teori ini merupakan teori akuntansi yang paling kuno, dan banyak konsep teori akuntansi yang dikembangkan oleh teori ini (Wiley  & Sons, 1986: 304)
Teori Proprietary sangat cocok diterapkan untuk organisasi perusahaan perseorangan dan firma  karena pemilik sekaligus manajemen perusahaan . Hal ini disebabkan laba bersih atau net income ditambahkan setiap periode ke rekening modal pemilik walaupun perhitungan laba tidak mengukur kenaikan bersih kekayaan (wealth).
Teori Proprietary banyak mempengaruhi  praktek-praktek akuntansi maupun terminologi akuntansi perusahaan perseroan terbatas, Misalnya laba bersih per Teori ekuitas adalah teori yang menjelaskan sudut pandang yang digunakan dalam akuntansi berkaitan dengan penyusunan dan penyajian laporan keuangan. Dengan kata lain, penyusunan dan penyajian laporan keuangan sangat tergantung pada sudut pandang yang digunakan yaitu: siapa yang dianggap paling berkepentingan terhadap laporan keuangan.
Sudut padang yang berbeda dapat menghasilkan format pelaporan yang berbeda pula. Teori Proprietary, teori ini memusatkan perhatiannya kepada pemilik. Jadi dalam akuntansi:
·                  Tujuan perusahaan
·                  Jenis modal
·                  Makna rekening dll.
Persamaan akuntansi yang digunakan  aktiva - hutang = modal Aktiva merupakan kekayaan pemilik, sementara hutang merupakan kewajiban pemilik. Kepemilikan dianggap sebagai nilai bersih dari perusahan   untuk pemilik, jika perusahaan baru dimulai sama dengan investasi pemilik. Pemakai sudusahaan sering dianggap sebagai laba bersih bagi pemilik. Pengertian laba bersih bagi pemilik dapat dinterpretasikan sebagai sisa laba bersih yang dialokasikan kepada pemilik dan book value pershare dapat dinterprestasikan sebagai book equity pershare menurut pendekatan entitas
2.      Parent Company Theory menjelaskn bahwa  laporan keuangan konsolidasi adalah perluasan  dari laporan keuangan induk perusahaan, dibuat untuk memenuhi kebutuhan para pemegang saham induk  perusahaan. Sedangkan para pemegang saham perusahaan anak tidak begitu penting secara signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasi. Oleh karena itu, teori ini menghendaki akuisisi saham beredar anak perusahaan adalah 100% atau tidak kurang dari 90%.
3.      Entity Theory. Teori ini menganggap bahwa perusahaan memiliki eksistensi yang terpisah . Pemisahan ini terjadi pada kepentingan pemilik dan pemegang ekuitas lain. Pendiri dan pemilik perusahaan tidak perlu diidentifikasikan  dengan diidentifikasikan dengan eksistensi perusahaan. Teori ini didasarkan pada (Accounting Issues In Islamic Banking, 1994:7) . Persamaan sebagai berikut  Aktiva = Ekuitas (modal). Ekuitas pada dasarnya adalah kewajiban ditambah  dengan hak pemegang saham. Elemen yang ada pada sisi kanan.
Perbedaan utama antara utang dan hak pemegang saham terkait dengan penilaian atas hak kreditor yang dapat ditentukan secara terpisah bila perusahaan bubar, sedangkan hak para pemegang saham diukur dengan nilai aktiva mula-mula yang ditanamkan  ditambah dengan laba yang diinvestasikan kembali dan revaluasi yang terjadi sesudahnya. Namun demikian, hak sebagai pemegang pemilikan dan bukan sebagai pemilik atas aktiva tertentu.
Teori ini memandang utang adalah kewajiban khusus dari perusahaan  dan aktiva mencerminkan hak perusahaan untuk menerima barang, jasa atau manfaatnya yang lain. Penilaian kembali aktiva berarti cerminan pengukuran manfaat yang akan diterima perusahaan. Laba bersih perusahaan umumnya dinyatakan sebagai perubahan bersih para pemegang ekuitas, tidak termasuk perubahan yang timbul dari pengumuman dividen dalam transaksi modal Kekayaan perusahaan terpisah dengan kekayaan pemilik perusahaan. Utang perusahaan terpisah utang pemilik perusahaan. Keuntungan / laba tidak langsung diklaim tambah kekayaan pemilik tapi pembagian laba  atas deviden melalui RUPS.
Teori entitas muncul untuk mengatasi kelemahan yang melekat pada teori proprietary. Kenyataan menunjukkan bahwa perkembangan kegiatan usaha menyebabkan :
1)      Perusahaan menjadi unit usaha yang berdiri sendiri terpisah dari identitas pemilik.
2)      Terdapat pemisahan antara kepentingan pribadi pemilik dengan   kepentingan perusahaan.
3)      Transaksi /kejadian yang dicatat dan dipertanggungjawabkan adalah transaksi yang melibatkan perusahaan.
4)      Perusahaan dianggap bertindak atas nama dan kepentingannya sendiri terpisah dari pemilik.
                                         Teori entitas didasarkan persamaan akuntansi
                                          Aktiva = Hutang + Modal
                                              atau
                                         Aktiva = Modal (Hutang + Modal Pemilik)  
Teori entitas memiliki dua versi yaitu:
1. Versi tradisional:
1)      Perusahaan beroperasi untuk pemegang ekuitas (ekuity holders) yaitu pihak yang memberi dana bagi perusahaan.
2)      Perusahaan harus melaporkan status investasi dan konsekwensi investasi yang dilakukan  pemilik.
2. Versi baru:
1)      Pandangan inii menyatakan bahwa perusahaan beroperasi atas namanya sendiri dan    berkepentingan terhadap kelangsungan hidunya sendiri .
2)      Penyjian lap.keuangan kepd. Pemegang  ekuitas dimaksudkan untuk memenui syarat legal
3)      Menjaga hubungan baik dengan pemegang ekuitas dalam kaitannya dengan kebutuhan dana yang diperlukan dimsa mendatang.
4)       Ekuitas menunjukkan hak/klaim pemegang ekuitas terhadap aktiva suatu unit suatu usaha.
Berdasarkan teori entitas neraca disajikan mengandung makna :
1.       Aktiva perusahaan menyajikan informasi langsung mengenai nilai unit usaha.
2.       Ekuitas menunjukkan laporan tidak langsung terhadap jumlah nilai yang sama.
3.        Aktiva adalah milik perusahaan.
4.        hutang merupakan kewajiban perusahaan bukan kewajiban pemilik
5.       Aktiva nonmoneter lebih relevan bila diukur  dengan cost historis karena nilai total aktiva sama dengan jumlah pasivanya.
Makna Laba :
Dalam pendekatan entitas , laporan rugi laba lebih relevan dibandingkan neraca, alasannya:
1.       Pemegang ekuitas lebih tertarik pada laba yang merupakan hasil dari investasi mereka.
2.        Perusahaan didirikan dengan maksud mencari laba.
3.        Laba merupakan perubahan dalam aktiva bersih  perusahaan.
4.        Pendapatan adalah aliran masuk aktiva karena transaksi yang dilakukan perusahaan.
5.       Biaya adalah cost aktiva /jasa yang digunakan perusahaan dalam rangka menghasilkan pendapatan.
Laba Ditahan:
1.       Menurut pandangan tradisional:
1)      Laba dicatat dan ditampung dalam laba ditahan.
2)      Bunga pinjaman adalah distribusi laba ditahan atas pemakaian pinjaman modal bukan   biaya bagi kreditor.
3)      Dividen merupakan distribusi laba ditahan bagi pemilik saham.
4)       Pajak penghasilan merupakan distribusi laba ditahan.

2.       Pandangan Baru:
1)      Kreditor dan pemegang saham dianggap sebagai pihak luar.
2)      Bunga pinjaman, dividen dan pajak penghasilan dianggap sebagai biaya perusahaan karena menurunkan jumlah ekuitas unit usaha tersebut.





No
Teori
Ciri Utama
Persamaan
Penerapan
Perwujudan
1






2
Prorietary





Entity Theory

Pemilik merupakan pusat perhatian






Ada pemisahan antara  eksistensi perusahaan dan masalah2 serta kepentingan pribadi pemiliknya

Aset – Liabilitie = Proprietary
A – L = P





Aset = Liabilities + Stockholders equity

Pada perusahaan perorangan atau beberapa orang dimana pemiliknya sangat menonjol




Pada PT. terbuka  (go publik) dan persekutuan ahli (profesional partnership) yang besar serta berumur panjang.

Revenue yg dihasilkan perusahaan langsung menambah kekayaan pemilik, dan sebaliknya, Expenses langsung mengurangi kekayaan pemilik

Revenue dan Expenses tidak langsung menambah dan mengurangi kekayaan pemilik.






No comments:

Post a Comment

Sejarah Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Unmul

Pada awalnya berdirinya, 28 September 1962, UNMUL hanya memiliki satu fakultas, yaitu Fakultas Ketatanegaraan dan Ketataniagaan....