TUGAS AKUNTANSI
KEUANGAN LANJUTAN II
Disusun Oleh
: Kuncari Isnawati (NIM: 1201035079)
Kelas : 6 B, Akuntansi (Reguler)
1.
Proprietary Theory, sepenuhnya menguasai assetnya dan sepenuhnya
betanggungjawab ata utang perusahaan. Misalnya PT: (1). Aset sepenuhnya
dikuasai pemilik. (2). Utang tanggunjawab sepenuhnya pemilik. (3). Revenue akan
menambah kekayaan pemilik.
Proprietary Theory disebut juga teori pemilikan. Menurut teori pemilikan pendapatan
meningkatkan pemilikannya dan biaya menurunkannya. Konsep laba komprehensif
didasarkan pada teori pemilikan karena laba bersih mencakup semua pos yang
mempengaruhi pemilikan selama masa periode kecuali penarikan-penarikan deviden
dan transaksi-transaksi modal.
Proprietary theory ( teori perusahaan induk). Teori ini adalah yang paling pertama
digunakan dalam sejarah teori penyusunan laporan keuangan konsolidasi. Teori
ini didasarkan oleh satu asumsi bahwa laporan keuangan konsoidasi adalah
perluasan dari laporan keuangan perusahaan induk oleh karenanya harus dibuat dari
sudut pandang pemegang saham perusahaan induk. Artinya laporan keuangan
konsolidasi dibuat semata-mata hanya untuk kepentingan stockholder perusahaan induk, dan laba bersih pada laporan keuangan
konsolidasi merupakan ukuran laba bagi perusahaan induk saja. Teori ini menjadi
tidak applicable ketika pemilikan perusahaan induk pada perusahaan investee
tidak mencapai 100%. Timbul
ketidakonsistenan atas perlakuan akuntansinya. Misalnya :
·
Kepemilikan
minoritas merupakan kewajiban dari sudut pandang stockholder perusahaan induk
(kepemilikan minoritas dimasukkan ke dalam kelompok kewajiban). Kenyataannya
kewajiban yang dimaksudkan di sini bukan kewajiban yang berdasarkan pada konsep
kewajiban yang lazim.
·
Laba
kepemilikan minoritas dianggap sebagai beban dari sudut pandang stockholder perusahaan induk, beban yang
dimaksudkan tidak memenuhi kriteria
beban lazim.
Dalam proprietary theory menyatakan bahwa akuntansi terjadi karena
bentukan dari persamaan dasar (Accounting
issues in Islamic bangking, London, 1994:7) sebagai berikut :
Aktiva-kewajiban : Modal. Artinya modal adalah sama dengan aktiva
dikurangi dengan kewajiban. Dalam hal ini, pemilik adalah pusat perhatian.
Aktiva dianggap dimiliki oleh pemilik dan kewajiban/utang adalah kewajiban
pemilik. Tanpa memandang mengenai perlakuan hutang, pemilikan dipandang sebagai
nilai bersih kesatuan usaha kepada pemilik. Pada saat perusahaan didirikan,
nilai tersebut akan sama dengan
investasi pemilik. Selama hidup perusahaan akan terus sama dengan investasi
awal dan tambahan investasi serta akumulasi laba bersih diatas jumlah yang
diambil oleh pemilik. Inilah yang kemudian disebut dengan konsep kekayaan.
Teori ini berpendapat bahwa pendapatan adalah kenaikan atas hak pemilik. Konsep
laba komprehensif didasarkan pada proprietary
theory karena laba bersih berisi semua unsure yang mempengaruhi pemilikan
selama satu periode terkecuali pembagian deviden dan transaksi modal. Teori ini menekankan
pada hakikat perubahan terhadap kepemilikan dan idasifikasinya dalam neraca.
Teori ini lebih tepat diterapkan di
dalam perusahaan dengan pemilikan
tunggal ataupun perusahaan persekutuan. Karena adanya hubungan personal antara
manajemen dengan pemilik. Teori ini merupakan teori akuntansi yang paling kuno,
dan banyak konsep teori akuntansi yang dikembangkan oleh teori ini (Wiley & Sons, 1986: 304)
Teori
Proprietary sangat cocok diterapkan untuk organisasi perusahaan
perseorangan dan firma karena pemilik
sekaligus manajemen perusahaan . Hal ini disebabkan laba bersih atau net income
ditambahkan setiap periode ke rekening modal pemilik walaupun perhitungan laba
tidak mengukur kenaikan bersih kekayaan (wealth).
Teori Proprietary banyak mempengaruhi praktek-praktek akuntansi maupun terminologi
akuntansi perusahaan perseroan terbatas, Misalnya laba bersih per Teori ekuitas
adalah teori yang menjelaskan sudut pandang yang digunakan dalam akuntansi
berkaitan dengan penyusunan dan penyajian laporan keuangan. Dengan kata lain,
penyusunan dan penyajian laporan keuangan sangat tergantung pada sudut pandang
yang digunakan yaitu: siapa yang dianggap paling berkepentingan terhadap
laporan keuangan.
Sudut padang yang berbeda dapat menghasilkan format
pelaporan yang berbeda pula. Teori
Proprietary, teori ini memusatkan perhatiannya kepada pemilik. Jadi
dalam akuntansi:
·
Tujuan perusahaan
·
Jenis modal
·
Makna rekening dll.
Persamaan akuntansi yang digunakan aktiva - hutang = modal Aktiva merupakan
kekayaan pemilik, sementara hutang merupakan kewajiban pemilik. Kepemilikan
dianggap sebagai nilai bersih dari perusahan
untuk pemilik, jika perusahaan baru dimulai sama dengan investasi
pemilik. Pemakai sudusahaan sering dianggap sebagai laba bersih bagi pemilik. Pengertian
laba bersih bagi pemilik dapat dinterpretasikan sebagai sisa laba bersih yang
dialokasikan kepada pemilik dan book
value pershare dapat dinterprestasikan sebagai book equity pershare menurut pendekatan entitas
2.
Parent Company Theory menjelaskn bahwa
laporan keuangan konsolidasi adalah perluasan dari laporan keuangan induk perusahaan, dibuat
untuk memenuhi kebutuhan para pemegang saham induk perusahaan. Sedangkan para pemegang saham
perusahaan anak tidak begitu penting secara signifikan terhadap laporan
keuangan konsolidasi. Oleh karena itu, teori ini menghendaki akuisisi saham
beredar anak perusahaan adalah 100% atau tidak kurang dari 90%.
3.
Entity Theory. Teori ini menganggap
bahwa perusahaan memiliki eksistensi yang terpisah . Pemisahan ini terjadi pada
kepentingan pemilik dan pemegang ekuitas lain. Pendiri dan pemilik perusahaan
tidak perlu diidentifikasikan dengan
diidentifikasikan dengan eksistensi perusahaan. Teori ini didasarkan pada
(Accounting Issues In Islamic Banking, 1994:7) . Persamaan sebagai berikut Aktiva = Ekuitas (modal). Ekuitas pada
dasarnya adalah kewajiban ditambah dengan
hak pemegang saham. Elemen yang ada pada sisi kanan.
Perbedaan utama antara
utang dan hak pemegang saham terkait dengan penilaian atas hak kreditor yang
dapat ditentukan secara terpisah bila perusahaan bubar, sedangkan hak para
pemegang saham diukur dengan nilai aktiva mula-mula yang ditanamkan ditambah dengan laba yang diinvestasikan
kembali dan revaluasi yang terjadi sesudahnya. Namun demikian, hak sebagai
pemegang pemilikan dan bukan sebagai pemilik atas aktiva tertentu.
Teori ini memandang utang
adalah kewajiban khusus dari perusahaan
dan aktiva mencerminkan hak perusahaan untuk menerima barang, jasa atau
manfaatnya yang lain. Penilaian kembali aktiva berarti cerminan pengukuran
manfaat yang akan diterima perusahaan. Laba bersih perusahaan umumnya dinyatakan
sebagai perubahan bersih para pemegang ekuitas, tidak termasuk perubahan yang
timbul dari pengumuman dividen dalam transaksi modal Kekayaan perusahaan terpisah dengan kekayaan pemilik
perusahaan.
Utang perusahaan terpisah utang pemilik perusahaan. Keuntungan / laba tidak
langsung diklaim tambah kekayaan pemilik tapi pembagian laba atas deviden melalui RUPS.
Teori entitas
muncul untuk mengatasi kelemahan yang melekat pada teori proprietary. Kenyataan
menunjukkan bahwa perkembangan kegiatan usaha menyebabkan :
1) Perusahaan
menjadi unit usaha yang berdiri sendiri terpisah dari identitas pemilik.
2) Terdapat
pemisahan antara kepentingan pribadi pemilik dengan kepentingan perusahaan.
3) Transaksi
/kejadian yang dicatat dan dipertanggungjawabkan adalah transaksi yang
melibatkan perusahaan.
4) Perusahaan
dianggap bertindak atas nama dan kepentingannya sendiri terpisah dari pemilik.
Teori
entitas didasarkan persamaan akuntansi
Aktiva = Hutang + Modal
atau
Aktiva = Modal (Hutang + Modal Pemilik)
Teori entitas memiliki dua versi yaitu:
1. Versi tradisional:
1) Perusahaan
beroperasi untuk pemegang ekuitas (ekuity
holders) yaitu pihak yang memberi dana bagi perusahaan.
2) Perusahaan
harus melaporkan status investasi dan konsekwensi investasi yang dilakukan pemilik.
2. Versi baru:
1) Pandangan
inii menyatakan bahwa perusahaan beroperasi atas namanya sendiri dan berkepentingan terhadap kelangsungan
hidunya sendiri .
2) Penyjian
lap.keuangan kepd. Pemegang ekuitas
dimaksudkan untuk memenui syarat legal
3) Menjaga
hubungan baik dengan pemegang ekuitas dalam kaitannya dengan kebutuhan dana yang
diperlukan dimsa mendatang.
4) Ekuitas menunjukkan hak/klaim pemegang ekuitas
terhadap aktiva suatu unit suatu usaha.
Berdasarkan teori entitas neraca
disajikan mengandung makna :
1. Aktiva
perusahaan menyajikan informasi langsung mengenai nilai unit usaha.
2. Ekuitas
menunjukkan laporan tidak langsung terhadap jumlah nilai yang sama.
3. Aktiva adalah milik perusahaan.
4. hutang merupakan kewajiban perusahaan bukan
kewajiban pemilik
5. Aktiva
nonmoneter lebih relevan bila diukur dengan cost historis karena nilai total aktiva
sama dengan jumlah pasivanya.
Makna Laba :
Dalam pendekatan entitas , laporan rugi laba lebih relevan dibandingkan
neraca, alasannya:
1. Pemegang
ekuitas lebih tertarik pada laba yang merupakan hasil dari investasi mereka.
2. Perusahaan didirikan dengan maksud mencari
laba.
3. Laba merupakan perubahan dalam aktiva
bersih perusahaan.
4. Pendapatan adalah aliran masuk aktiva karena
transaksi yang dilakukan perusahaan.
5. Biaya
adalah cost aktiva /jasa yang digunakan perusahaan dalam rangka menghasilkan pendapatan.
Laba Ditahan:
1. Menurut
pandangan tradisional:
1) Laba
dicatat dan ditampung dalam laba ditahan.
2) Bunga
pinjaman adalah distribusi laba ditahan atas pemakaian pinjaman modal
bukan biaya bagi kreditor.
3) Dividen
merupakan distribusi laba ditahan bagi pemilik saham.
4) Pajak penghasilan merupakan distribusi laba
ditahan.
2. Pandangan
Baru:
1) Kreditor
dan pemegang saham dianggap sebagai pihak luar.
2) Bunga
pinjaman, dividen dan pajak penghasilan dianggap sebagai biaya perusahaan
karena menurunkan jumlah ekuitas unit usaha tersebut.
No
|
Teori
|
Ciri Utama
|
Persamaan
|
Penerapan
|
Perwujudan
|
1
2
|
Prorietary
Entity Theory
|
Pemilik
merupakan pusat perhatian
Ada pemisahan
antara eksistensi perusahaan dan
masalah2 serta kepentingan pribadi pemiliknya
|
Aset –
Liabilitie = Proprietary
A – L = P
Aset =
Liabilities + Stockholders equity
|
Pada
perusahaan perorangan atau beberapa orang dimana pemiliknya sangat menonjol
Pada PT.
terbuka (go publik) dan persekutuan
ahli (profesional partnership) yang besar serta berumur panjang.
|
Revenue yg
dihasilkan perusahaan langsung menambah kekayaan pemilik, dan sebaliknya,
Expenses langsung mengurangi kekayaan pemilik
Revenue dan
Expenses tidak langsung menambah dan mengurangi kekayaan pemilik.
|
No comments:
Post a Comment